Meski Terhambat PPKM, Pengamat Optimistis Target Penjualan Mobil 2021 Tercapai

Pengamat industri otomotif Bebin Djuana optimistis penjualan mobil pada 2021 bakal mencapai target, meski terhambat aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Perpanjangan PPKM Level 4 ini memang menghambat segala macam bisnis, tak terkecuali industri otomotif. Target penjualan mobil sebanyak 750 ribu unit tahun ini pun terdengar begitu berat.

Kendati demikian, Bebin yakin bahwa aturan PPKM ini tidak akan menghambat target penjualan mobil pada tahun ini. Itu tak terlepas dari formula pemerintah yang melanjutkan diskon PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) 100 persen.

“Itulah yang membuat saya masih terus optimistis target 750.000 unit bisa tercapai. Tadinya, saya berpikir pada akhir Desember bisa menembus di atas 800.000 unit,” ucapnya dikutip dari Bisnis.com.

Awalnya, lanjut Bebin, beberapa ekonom menganggap bahwa pemberlanjutan diskon PPnBM 100 persen ini tidak bisa membangkitkan sektor industri otomotif di tengah situasi pandemi.

Namun prasangka itu ditepis oleh data yang dikeluarkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Menurutnya, relaksasi PPnBM ini mampu mendorong penjualan mobil di tanah air.

Senada dengan Bebin, Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto juga optimisitis target penjualan mobil tahun ini bakal tercapai.

“Gaikindo masih optimistis bahwa angka penjualan 750.000 unit untuk tahun 2021 bisa tercapai. Memang pada Juli akan turun karena PPKM Darurat, dll. Namun, mudah-mudahan Agustus-Desember, kami bisa menjual lebih baik dibandingkan Juli,” katanya, masih dikutip dari Bisnis.com.

Pengamat industri otomotif Bebin Djuana optimistis penjualan mobil pada 2021 bakal mencapai target, meski terhambat aturan PPKM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.