Gejala Gagal Jantung dan Tips untuk Mencegahnya

Gagal jantung merupakan istilah yang digunakan saat jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik. Gagal jantung biasanya terjadi karena jantung menjadi terlalu lemah atau kaku.

Dokter dari Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, Humaera Elphananing Tyas, mengatakan untuk mengetahui bahwa penyakit yang dialami adalah gagal jantung atau tidak bisa dengan hanya berdasarkan satu gejala saja.

“Tidak bisa ujug-ujug (tiba-tiba) orang dengan keluhan sesak sama bengkak pada kaki belum bisa dikatakan mengalami gagal jantung,” ujar Dokter Humaera dalam talkshow ‘Tik Talk Eps. 17: Poliklinik Bisma: Layanan Gagal Jantung Terintegrasi’ yang tayang melalui kanal Youtube Rumah Sakit Akademik UGM pada Senin, 1 November 2021.

Mengutip dari Nhs.uk, berikut adalah gejala gagal jantung yang paling umum ditemukan:

1. Sesak napas

Sesak napas sebagai gejala gagal jantung dapat terjadi setelah aktivitas atau saat istirahat dan bisa menjadi lebih buruk ketika Anda berbaring, dan Anda mungkin terbangun di malam hari karena perlu mengatur napas

2. Kelelahan

Kelelahan yang Anda alami apabila menderita gagal jantung yaitu saat Anda merasa lelah hampir sepanjang waktu dan merasa lelah berolahraga.

3. Bengkak pada kaki dan pergelangan kaki

Bengkak yang dialami dapat disebabkan oleh penumpukan cairan (edema) dan bengkak karena gagal jantung mungkin lebih baik di pagi hari dan memburuk di jam-jam selanjutnya.

Gejala lain yang dapat ditemukan pada orang yang mengalami gagal jantung yaitu batuk terus-menerus yang memburuk di malam hari, perut buncit, kehilangan selera makan, penambahan berat badan atau penurunan berat badan, kebingungan, pusing dan pingsandetak jantung yang cepat, dan detak jantung yang berdebar. Beberapa orang dengan gagal jantung mungkin juga mengalami perasaan depresi dan kecemasan.

Melansir dari ugm.ac.id, Dokter Humaera mengatakan bahwa gejala yang dialami pun belum cukup untuk memvonis seseorang mengalami gagal jantung. Terdapat sejumlah pemeriksaan fisik dan penunjang lebih lanjut, seperti pemeriksaan irama jantung, pemeriksaan bentuk dan kondisi jantung dan paru-paru, serta pemeriksaan kinerja jantung untuk memvonis penyakit yang diderita.

Dokter Humaera turut memberikan sejumlah tips untuk menjaga kesehatan jantung, yaitu sebagai berikut:

1. Jangan terlalu sering mengonsumsi makanan instant serta junk food2. Perbanyak makan buah dan sayur3. Banyak minum air putih4. Hindari stres dan olahraga rutin.

Ia juga menyarankan untuk screening jantung. Hal itu karena gagal jantung tidak hanya disebabkan oleh pola hidup yang tidak baik, namun juga karena faktor genetik. Proses ini dilakukan agar seseorang dapat mengetahui kelainan yang ada pada jantung.

Selain itu, ia juga menyarankan untuk melakukan vaksinasi influenza dan pneumonia untuk para penderita gagal jantung. Hal itu karena influenza bisa memperberat atau memperparah penyakit gagal jantung yang diderita.

VALMAI ALZENA KARLA

Gagal jantung merupakan salah satu penyakit yang serius dan dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan segera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.